Senin, 19 September 2011

AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA BENDERA


AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA BENDERA


PARA PERWIRA, BINTARA DAN TAMTAMA, SERTA SEGENAP PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN,

          SEBAGAI INSAN HAMBA TUHAN YANG MAHA ESA, MARILAH KITA SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KEHADIRAT-NYA, ATAS ANUGERAH KESEHATAN DAN KEKUATAN YANG DILIMPAHKAN KEPADA KITA, UNTUK DAPAT MENGEMBAN TUGAS PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA, SEHINGGA KITA DAPAT MENGIKUTI UPACARA BENDERA BULAN SEPTEMBER TAHUN 2011, DENGAN KHIDMAT DAN TERTIB.

MASIH DALAM SUASANA BULAN PENUH RAHMAT, SELAKU PANGLIMA TNI DAN PRIBADI, SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT IDUL FITRI 1432 HIJRIYAH, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN, DISERTAI HARAPAN, SEMOGA MAKNA IDUL FITRI MEMBERIKAN SEMANGAT BARU KEPADA KITA DALAM MELANJUTKAN TUGAS DAN PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA, YANG DILANDASI KEIMANAN DAN KETAKWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA.

PARA PRAJURIT DAN PNS TNI, YANG SAYA CINTAI, DI MANAPUN KALIAN BERADA DAN BERTUGAS,

KITA SEMUA MENYADARI BAHWA VOLUME DAN FREKUENSI. TUGAS-TUGAS TNI YANG DIHADAPI AKAN SEMAKIN BESAR DAN PADAT SEIRING DENGAN PERKEMBANGAN SITUASI DAN DINAMIKA LINGKUNGAN MASYARAKAT YANG TINGKAT PERUBAHANNYA SANGAT DINAMIS.

UNTUK ITU, DENGAN SEMANGAT BARU YANG DIMAKNAI DARI HIKMAH IDUL FITRI 1432 HIJRIYAH, KITA SEMUA DIHARAPKAN MAMPU MENGOPTIMALKAN INTENSITAS KERJA, DENGAN ETOS KERJA YANG TINGGI DAN SENANTIASA MAMPU MENGANTISIPASI SETIAP TANTANGAN TUGAS, SEHINGGA DAPAT MENGATASI BERBAGAI KENDALA YANG ADA, SEKALIGUS MERUBAHNYA MENJADI PELUANG BAGI KEBERHASILAN PENCAPAIAN TUGAS POKOK YANG KITA EMBAN.

DISAMPING ITU, SETIAP TANTANGAN YANG TIMBUL HENDAKNYA DIJADIKAN PENDORONG DALAM MENEBALKAN TEKAD DAN SEMANGAT PENGABDIAN KITA SEBAGAI PRAJURIT TNI, DEMI KEJAYAAN BANGSA DAN NEGARA INDONESIA YANG KITA CINTA BERSAMA.

SEGENAP PRAJURIT DAN PNS TNI, YANG SAYA CINTAI,

SEPERTI KITA KETAHUI BERSAMA BAHWA BULAN SEPTEMBER MEMILIKI BEBERAPA CATATAN TRAGEDI KEMANUSIAAN, BAIK YANG TERJADI DI DALAM NEGERI, SEPERTI PERISTIWA BOM MOBIL DI DEPAN KEDUTAAN AUSTRALIA PADA TANGGAL 9 SEPTEMBER 2004 ATAU YANG LEBIH DIKENAL SEBAGAI BOM KUNINGAN, MAUPUN DI LUAR NEGERI, YAITU PERISTIWA PENYERANGAN GEDUNG WTC DI NEW YORK AMERIKA SERIKAT PADA TANGGAL 11 SEPTEMBER 2001 DAN MENEWASKAN SEKITAR 3.000 KORBAN JIWA, YANG BERASAL DARI 90 NEGARA.

AKSI-AKSI TERORIS ITU TERUS BERLANJUT HINGGA SAAT INI, BAIK DI DALAM NEGERI, SEPERTI PERISTIWA BOM BUKU DAN BOM SERPONG, MAUPUN DI LUAR NEGERI, YAITU TERJADINYA LEDAKAN BOM DI KOTA OSLO NORWEGIA. BAHKAN TIDAK HANYA ITU, DALAM WAKTU YANG HAMPIR BERSAMAAN TERJADI PULA INSIDEN LAIN YANG MEMILUKAN DI NORWEGIA, YAKNI INSIDEN PENEMBAKAN YANG MENEWASKAN 92 ORANG.

DENGAN DEMIKIAN, KARENA MASALAH TERORISME INI TIDAK BISA KITA ANGGAP RINGAN, MAKA KITA JUGA TIDAK BOLEH RAGU UNTUK MEMBERANTAS AKSI-AKSI DAN KELOMPOK TERORISME ITU. TERLEBIH HAL INI TELAH MENJADI BAGIAN DARI TUGAS TNI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 34 TAHUN 2004 TENTANG TENTARA NASIONAL INDONESIA.

INGAT BAHWA NEGARA DAN TNI KHUSUSNYA, TIDAK AKAN DAN TIDAK BOLEH KALAH OLEH KELOMPOK TERORIS. UNTUK ITU DIPERLUKAN SINERGI YANG KUAT DARI SELURUH KOMPONEN BANGSA, BAIK UNSUR TNI-POLRI, MAUPUN KOMPONEN MASYARAKAT LAINNYA, DALAM IMPLEMENTASI PEMBERANTASAN TERORISME INI.

SEGENAP PRAJURIT DAN PNS TNI, YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN,

SELAIN MASALAH TERORISME, BEBERAPA PERSOALAN YANG SAAT INI MENGEMUKA DI TANAH AIR, SEPERTI MASALAH SEPARATISME DI PAPUA DAN TERJADINYA KERUSUHAN DI AMBON BARU-BARU INI, MERUPAKAN TANTANGAN YANG, SEKALI LAGI, HARUS DIHADAPI DENGAN SEMANGAT KEBERSAMAAN YANG KUAT. SEMANGAT INI AKAN MENJADI KUNCI KEBERHASILAN DALAM MENGHADAPI SETIAP TANTANGAN MAUPUN MELAWAN SETIAP USAHA, YANG MENCOBA MENDISINTEGRASIKAN BANGSA.

UNTUK ITU PADA KESEMPATAN INI SAYA MINTA AGAR SETIAP PRAJURIT DAN PNS TNI MENGHAYATI BENAR MAKNA LUHUR SEMANGAT KEBERSAMAAN.

TUMBUH KEMBANGKAN SEMANGAT KEBERSAMAAN MELALUI BERBAGAI UPAYA PEMBINAAN SATUAN DAN PEMBINAAN TERITORIAL. BERDAYAKAN POTENSI PERTAHANAN YANG DILANDASI SEMANGAT KEBERSAMAAN, SEHINGGA MENJADI BAGIAN DARI SIKAP HIDUP DAN PERILAKU PRAJURIT DAN MASYARAKAT.

PESERTA UPACARA SEKALIAN YANG SAYA HORMATI,

DITINJAU DARI PELAKSANAAN PROGRAM TAHUNAN, SAAT INI KITA SUDAH BERADA PADA PERTENGAHAN BULAN TERAKHIR DARI TRIWULAN KETIGA PROGRAM KERJA TAHUN 2011.

PENJELASAN-PENJELASAN DAN PENEKANAN ­YANG BERKAITAN DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA TELAH DISAMPAIKAN DALAM BERBAGAI KESEMPATAN PADA RAPAT KERJA TEKNIS YANG DISELENGGARAKAN OLEH STAF UMUM MARKAS BESAR TNI.

          BERKENAAN DENGAN ITU, SAYA MENGINGINKAN AGAR SASARAN YANG TELAH DITETAPKAN DALAM PROGRAM KERJA TAHUN INI HARUS DAPAT DISELESAIKAN DAN DICAPAI SECARA OPTIMAL.

HINDARI PELAKSANAAN TUGAS DAN KEGIATAN YANG SEKEDAR ASAL JADI ATAU ALA KADARNYA AGAR KITA DAPAT MENCEGAH TIMBULNYA PERMASALAHAN DI KEMUDIAN HARI.

PELIHARA KONSISTENSI, KESUNGGUHAN, KETEKUNAN DAN KERJA KERAS YANG DILANDASI RASA TANGGUNG JAWAB YANG TINGGI DALAM MELAKSANAKAN SETIAP TUGAS.

          PARA PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA BANGGAKAN,

SEBELUM SAYA AKHIRI AMANAT INI, SAYA INGIN MENEKANKAN BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPEDOMANI OLEH SETIAP PRAJURIT TNI DIMANAPUN KALIAN BERTUGAS, ANTARA LAIN:

PERTAMA, LANDASI SETIAP PERILAKU DALAM MELAKSANAKAN KEHIDUPAN KEPRAJURITAN DENGAN IMAN DAN TAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA.

 KEDUA, JUNJUNG TINGGI NILAI DAN SEMANGAT KEBANGSAAN DEMI TETAP TEGAKNYA KEDAULATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945.

KETIGA, TUMBUH KEMBANGKAN KEBERSAMAAN DAN KEKELUARGAAN DALAM KEHIDUPAN KEPRAJURITAN AGAR TERWUJUD SOLIDITAS SATUAN YANG KOKOH, SEBAGAI PRASYARAT TERCAPAINYA PELAKSANAAN TUGAS POKOK TNI.

KEEMPAT,    SADARI BAHWA SETIAP PRAJURIT PADA DASARNYA ADALAH INSAN INTELIJEN, KARENA ITU TINGKATKAN KEPEKAAN, CERMATI SETIAP PERKEMBANGAN SITUASI YANG TERJADI AGAR KITA SEGERA DAPAT MENENTUKAN LANGKAH ANTISIPASI.

KELIMA, SETIAP PRAJURIT TNI JUGA MERUPAKAN INSAN TERITORIAL, YANG SENANTIASA BERBUAT UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT SERTA SENANTIASA MENGUTAMAKAN KEMANUNGGALAN DENGAN RAKYAT DALAM MENGATASI SETIAP PERMASALAHAN BANGSA.

KEENAM, LAKSANAKAN SETIAP TUGAS SECARA PROFESIONAL, PENUH DEDIKASI, KONSISTEN DENGAN NORMA DAN SISTEM YANG BERLAKU AGAR HASILNYA DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

KETUJUH,  JAGA DAN PELIHARA KESEHATAN LAHIR DAN BATIN SEBAGAI PRASYARAT  SEORANG PRAJURIT DALAM MELAKSANAKAN TUGAS.

  DEMIKIANLAH AMANAT SAYA, TERIMA KASIH DAN PENGHARGAAN KEPADA SELURUH PRAJURIT YANG TELAH MELAKSANAKAN TUGAS DENGAN PENUH RASA TANGGUNG JAWAB.

SELAMAT BEKERJA

DAN

SELAMAT BERTUGAS,

SEMOGA TUHAN YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG SENANTIASA MEMBERIKAN PETUNJUK DAN BIMBINGAN-NYA KEPADA KITA SEKALIAN DALAM MELANJUTKAN PENGABDIAN KEPADA NEGARA DAN BANGSA INDONESIA YANG KITA CINTAI INI.



PANGLIMA TNI

TTD

AGUS SUHARTONO, S.E.

LAKSAMANA TNI

0 komentar:

Poskan Komentar

 

SOLDIER Blogger Templates Designed by productive dreams | Free Wordpress Templates. presents HD TV Watch Futurama Online. Featured on Singapore Wedding Cakes. © 2011